ISPE Indonesia

Intermediate GMP Seminar on Vendor Qualification

Mengingat pentingnya pengaruh bahan baku obat dalam membentuk mutu, khasiat dan keamanan obat maka industri perlu akan pentingnya melakukan kualifikasi pemasok bahan serta mengetahui apa yang terjada mata seluruh mata rantai pasokan. 

Untuk itu maka pada tanggal 13 November 2013 ISPE Indonesia mengadakan Seminar tentang Vendor Qualification.

Seminar ini diawali dengan pengarahan dari Deputi I Pengawasan Produk Terapetik dan Napza Badan POM RI, Retno Tyas Utami, dan dilanjutkan dengan presentasi oleh Direktur Pangawasan Distribusi Produk Terapetik dan PKRT, Ratna Irawati.

Ratna Irawati mengangkat topik Kualifikasi Pemasok sesuai dengan Aspek Cara Distribusi Obat yang Baik. Dalam topik tersebut, antara lain dikemukakan kerangka pengawasan pre dan post market obat, peraturan terkait pengelolaan obat, analisis risiko dalam importasi bahan obat serta regulasi yang terkait.

Pada sesi yang sama, Direktur Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT, Agus Prabowo juga menyampaikan topik Kualifikasi Pemasok dalam kacamata CPOB.

Ia menjabarkan gambaran umum kondisi bahan baku obat di Indonesia, tantangan pengawasan obat dan bahan baku obat, strategi pengawasan bahan baku obat dan penerapan CPOB untuk kualifikasi pemasok.
Agus Prabowo berharap ke depan, industri farmasi nasional semakin mampu menghasilkan produk-produk obat yang berkualitas.

Di sesi berikutnya, seminar tersebut dilanjutkan dengan presentasi para expert yang menjabarkan kualifikasi pemanufaktur dan pemasok serta teknik dalam pelaksanaan audit. Seminar tersebut diikuti oleh 135 peserta dari industri farmasi dan distributor bahan baku obat.*

ISPE Indonesia
x