ISPE Indonesia

Pemenang Lomba ISPE Singapore Student Poster Competition

Picture1Menjadi delegasi dari ISPE Indonesia Affiliate dalam ajang ISPE Singapore Student Poster Competition merupakan salah satu kehormatan besar bagi saya. Pasalnya, saya mengenal ISPE Indonesia Affiliate sebagai organisasi yang dipenuhi oleh para ahli dan praktisi hebat dari Industri Farmasi Indonesia. Oleh sebab itu, menurut saya menjadi delegasi dari ISPE Indonesia Affiliate adalah suatu hal yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Secara tidak langsung, dalam ajang ini saya akan menjadi representatif untuk menilai sejauh mana kualitas mahasiswa Indonesia serta sebaik apa  ISPE Indonesia Affiliate dalam membina anggota dari Student Chapter-nya. Tahun ini adalah tahun pertama bagi ISPE Indonesia Affiliate untuk mengirimkan delegasinya dalam ISPE Singapore Student Poster Competition. Di samping itu, tahun ini juga menjadi tahun pertama bagi ISPE Singapore menerima keterlibatan partisipan dari negara lain untuk ikut berkompetisi. Kompetisi ini menjadi bagian dalam rangkaian acara ISPE Singapore Conference and Exhibition dengan tajuk Innovating for Next Generation Pharma Manufacturing yang dilaksanakan pada tanggal 23-26 Agustus 2017 di Suntec Singapore. Peserta lomba berasal dari cakupan wilayah Asia-Pasifik yang sebelumnya telah mengikuti tahapan seleksi di tingkat regional. Saya menjadi satu-satunya delegasi dari Indonesia yang akan berkompetisi dalam ajang ini. Peserta lainnya berasal dari ISPE Thailand Affiliate : Ekanong Pirunkaset (Mahidon University) dan Jesdaporn Rachivong (Chulalongkorn University) dan dari ISPE Singapore : Tan Jun Bin (Republic Polytechnic), Ho Pin Hui (NUS High School of Math and Science), Low Xi Zhi (NUS High School of Math and Science), Nur Shahidah (Republic Polytechnic), dan Himanshu Kathuria (National University of Singapore). Di awal rangkaian acara, seluruh poster dipajang di dekat meja registrasi, dengan tujuan agar seluruh peserta seminar dapat secara langsung melihat dan menikmati poster yang menarik sekaligus berbobot ini. Seluruh poster yang diikutsertakan dalam ajang ini memiliki konten yang unik dan menarik. Kesemuanya merupakan hasil penelitian yang mengusung topik berkaitan dengan Research and Development, Facilities, serta Business Operations of Interest to the Pharmaceutical Industry. Poster yang saya presentasikan dalam kompetisi ini adalah mengenai formulasi dan karakterisasi dari suatu sistem penghantaran obat dalam desain yang khusus yakni nanopartikel enkapsulasi ganda, yang digunakan untuk menghantarkan senyawa antikanker RIP MJ-C secara per-oral. Topik ini tersaji dengan judul poster : Formulation and Characterization of RIP MJ-C (Ribosome Inactivating Protein from Mirabilis jalapa L.-C) Double Coated Nanoparticle prepared by Chitosan-Sodium Tripolyphosphate and Alginate-Calcium Chloride. Penelitian yang saya ajukan ini dilaksanakan dengan keterlibatan mahasiswa dan dosen dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, tempat dimana saya menempuh S1 dan program profesi apoteker. Adapun nama tim peneliti yang terlibat dalam penelitian ini adalah : Ummi Hadiba Ciptasari, S.Farm., Ariyani Kusniasari S.Farm., Dewa Ayu Arimurni, M.Sc., Apt., Made Dwi Pradipta Wahyudi S., M.Sc., Apt., dan sebagai pembimbing dalam penelitian ini adalah Dr. Hilda Ismail, M.Si., Apt. Dr. rer. nat. Ronny Martien, M.Si., dan Prof. Dr. Sismindari, SU., Apt.

Tiap peserta berusaha memberikan usaha terbaiknya saat presentasi melalui latihan sebelum waktu perlombaan dimulai. Peserta diberikan waktu 5 menit presentasi dan 5 menit tanya jawab dengan para juri di dalam suatu ruangan khusus tanpa penonton di dalamnya. Hal ini menjadikan proses penilaian menjadi lebih privat, fokus, dan tenang apabila dibandingkan dengan presentasi yang dilakukan di hadapan khalayak umum.

Pengumuman pemenang langsung dilakukan pada hari yang sama, yakni pada sesi PharmaNite di Exhibition Hall dan disaksikan oleh seluruh peserta konferensi. Pemenang diumumkan oleh salah satu dewan juri, yakni Dr. KPP Prasad, Site Leader of Pfizer Global Supply. Pemenang pertama akan meraih kesempatan perjalanan ke San Diego dan menghadiri acara ISPE Annual Meeting di San Diego USA, sekaligus menjadi delegasi pada kompetisi lanjutan untuk cakupan wilayah lebih luas. Sedangkan juara dua memperoleh uang tunai senilai $200, dan juara tiga senilai $100. Keputusan juri menetapkan Himanshu Kathuria (National University of Singapore) sebagai pemenang pertama, Amalia Miranda (Universitas Gadjah Mada) sebagai pemenang kedua, dan Ekanong Pirunkaset (Mahidon University) sebagai pemenang ketiga.

Mengingat kembali perjuangan sejak tahap perlombaan di tingkat Indonesia Affiliate hingga Singapore Affiliate telah memberikan saya suatu pelajaran berharga bahwa terbukanya kesempatan-kesempatan besar diawali dengan keputusan-keputusan ‘kecil’ yang kita ambil. Keputusan ‘kecil’ saya untuk mendaftar lomba ISPE Student Poster Competition di tengah kesibukan masa PKPA (praktek kerja profesi apoteker) telah membawa saya ke dalam pengalaman dan prestasi yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Saat menjadi delegasi ISPE Indonesia di Singapore, sempat merasa gentar melihat daftar peserta lain yang berasal dari perguruan-perguruan tinggi ternama di Asia-Pasifik. Namun, hal itu tidak mematahkan langkah saya untuk memberikan yang terbaik. Saya mengelolanya menjadi suatu semangat, bahwa saya telah berada dalam posisi yang sejajar dengan mereka. Dan bagi saya, yang terpenting untuk dicapai dalam perlombaan ini bukanlah tentang menang atau kalah, tapi bagaimana saya dapat menyampaikan sebaik mungkin kepada orang-orang mengenai kebermanfaatan penelitian saya bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Selama di Singapore, saya memperoleh pengalaman yang sangat berharga untuk bisa bertemu secara langsung dengan para ahli dan praktisi Industri Farmasi yang sangat hebat dari berbagai belahan dunia. Saya merasakan tidak adanya kesenjangan akibat perbedaan jabatan di antara peserta yang hadir di dalam event ini. Direktur, manajer, konsultan, akademisi, supervisor, staff, dan bahkan mahasiswa, semuanya dipertemukan dalam suatu event yang menjadi wadah berharga untuk sharing ilmu. Kami semua berada dalam posisi yang sama didasarkan atas kesamaan kepedulian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan Farmasi Industri. Tidak hanya pengalaman, namun saya juga memperoleh begitu banyak kesempatan membangun networking yang berharga. Salah satunya adalah dengan mengenal ISPE Thailand Affiliate, yang juga untuk pertama kalinya mengirimkan delegasi peserta dalam ajang ISPE Singapore Student Poster Competition. Dari begitu banyak percakapan yang kami lakukan, terbangun ide-ide untuk menjalin kerja sama antara ISPE Thailand dengan ISPE Indonesia suatu saat nanti.  Semoga hal ini dapat ditindaklanjuti untuk menjadi bentuk hubungan yang berharga satu sama lain.

Pesan saya untuk seluruh member ISPE, khususnya member ISPE Student Chapter adalah : Kesempatan mengikuti Student Poster Competition yang diselenggarakan oleh ISPE sangat layak untuk diperjuangkan. Selagi kita masih memiliki banyak waktu untuk belajar di masa-masa sebagai mahasiswa, terus temukan peluang-peluang yang ditawarkan oleh ISPE yang membuat kita semakin dekat mengenal dunia Industri Farmasi. Lebih lagi, kesepampatan belajar ini juga diberi bonus perjalanan gratis ke Singapore! Apalagi yang kita tunggu. Ayo, jangan lewatkan event ini tahun depan!

 

ISPE Indonesia
x